Sejumlah kalangan mungkin ada yang belum terlalu familiar dengan istilah perawatan tambal gigi sementara. Bahkan tambal gigi sementara tahan berapa lama pun menjadi suatu hal yang masih awam bagi kalangan tertentu.
Oleh karenanya, perlu adanya informasi yang tepat dalam menyajikan fakta menarik tentang jenis perawatan gigi ini. Sebenarnya ketika akan melakukan perawatan gigi jenis apa pun, pasien harus konsultasi terlebih dahulu dengan dokter.
Hal ini untuk mengetahui keluhan yang dialami dan struktur gigi pasien, sehingga bisa menentukan jenis perawatan yang tepat. Nah pada kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi tentang perbedaan dari tambal gigi sementara dan permanen.
Mulai dari bahan material, hasil tambalan, dan jangka waktu ketahanan dari tambalan tersebut. Semoga dengan hadirnya informasi ini bisa menjadi referensi sejumlah kalangan yang ingin perawatan tambal gigi dan memilih jeniss perawatan yang tepat.
Perbedaan Tambal Gigi Sementara dan Permanen
Sebelum jauh membahas tentang tambal gigi sementara tahan lama, perlu tahu juga terkait perbedaan dari tambal gigi jenis ini dengan yang permanen. Hal ini sebagai pembanding apakah nantinya pasien lebih cocok dengan jenis tambal gigi permanen atau mungkin hanya sementara.
Nah seperti namanya, tamba gigi sementara ini hanya bertahan dalam kurun waktu tetentu saja. Bahkan jika kita hitung dari awal perawatan sampai dengan pelepasan, tamba gigi jenis ini memang hanya sebentar saja.
Mungkin ketika dihitung dengan tepat, tambal gigi sementara bertahan sekitar beberapa minggu atau bulan saja. Adapun jangka waktu yang sebentar ini karena memang bahan material dari tambal gigi sementara lunak dan mudah lepas.
Berbeda dengan jenis tambal permanen, yang mana memiliki tujuan untuk mengatasi keluhan gigi dalam jangka waktu panjang. Sehingga bahan material yang digunakan pun terbilang lebih kuat dan awet sampai masa perawatan berakhir.
Bahkan lama dari tambal gigi permanen ini bisa mencapai tahunan, meskipun ada resiko tersendiri yaitu lepas apabila pasien tidak merawatnya dengan baik. Oleh karenanya, pasien harus tetap menjaga kebersihan mulut dan gigi agar nantinya tak ada keluhan lain yang mengganggu kenyaman saat makan maupun berbicara.
Tambal Gigi Sementara Tahan Berapa Lama?
Sejumlah kalangan mungkin lebih memilih tambal gigi permanen, karena memang lebih kuat dan awet untuk jangka panjang. Meskipun demikian, tetap saja pasien harus konsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mendapatkan jenis perawatan yang tepat.
Karena tidak semua tambal gigi harus terpasang secara permanen, sehingga perlu adanya pengecekan dari struktur gigi dan keluhan yang pasien alami. Ketika memang dokter merekomendasikan tambal gigi yang bersifat permanen, maka kemungkinan hanya untuk membantu perawatan saluran akar gigi saja.
Dengan demikian, gigi tak perlu dicabut yang mana nantinya akan sedikit mengganggu kenyamanan pasien pasca perawatan. Tak hanya itu saja, perawatan tambal gigi permanen biasanya dilakukan sebelum merawat gigi rusak pra tambal permanen.
Adapun lama atau daya tahan dari tambal yang sifatnya sementara ini berkisar beberapa minggu sampai dengan bulanan setelah perawatan. Berbeda dengan tambal gigi permanen, yang mana jangka waktunya bisa mencapai tahunan karena memang terbuat dari bahan material kuat.
Hasil Penambalan Gigi
Seperti yang sudah kita bahas di atas, bahwa tambal gigi sementara memiliki bahan material cukup lunak. Sehingga wajar jika tambal ini mudah larut karena cairan mulut yang mana membuat bahan menjadi rontok, retak, atau bahkan membuat pasien susah mengunyah.
Apabila kondisi ini terjadi pada pasien, tentu saja ia akan merasa kesulitan ketika mengonsumsi makanan. Sehingga rasa nyaman pada saat mengonsumsi makanan dan berbicara pun menjadi terganggu, karena adanya keluhan dari bahan tambalan yang rusak.
Berbeda dengan tambal gigi permanen, yang mana memiliki bahan material cukup bagus untuk perawatan jangka panjang. Bahan material yang kuat, tak membuat tambalan mudah retak atau rusak meskipun pasien mengonsumsi makanan yang mungkin saja perlu tenaga kunyahan ekstra.
Meskipun demikian, pasien tetap harus menjaga kesehatan mulut dan gigi agar nantinya tambalan tetap awet dan tidak mudah rusak. Hal ini karena tambalan yang merupakan buatan manusia, tetap saja memiliki resiko tersendiri apabila pasien tak menjaga kesehatan mulut dan gigi dengan baik.
Akhir Kata
Itulah tadi informasi yang dapat kami berikan mengenai perbedaan tambal gigi sementara dan permanen, mulai dari bahan material sampai dengan ketahanan. Apabila ingin melakukan perawatan tambal gigi dengan hasil yang memuaskan, maka kalian bisa langsung datang saja ke klinik gigi terbaik Opal Dental. Berbagai fasilitas dan layanan lengkap bisa membantu pasien mewujudkan kesehatan gigi yang maksimal.